Refleksi

Refleksi Ekstrakurikuler Ukulele | Berani Bertumbuh

Oleh Pakkodoong • 20 Apr 2026

Catatan Refleksi Kegiatan Ekstrakurikuler Ukulele

Cerita Pakkodoong


🌱 Awal Cerita dari Halaman Sekolah


Hari ini, di depan altar sederhana di halaman sekolah, sebuah cerita kecil kembali lahir dari tangan-tangan mungil anak-anak ekstrakurikuler ukulele. Anak-anak Hebat Ukulele—begitu saya menyebut mereka—bukan karena mereka sudah mahir, melainkan karena mereka sedang berproses, bertumbuh, dan belajar dengan cara mereka sendiri.


🎶 Berani Tampil Meski Tidak Lengkap


Hari ini bukan hari dengan formasi lengkap. Beberapa anak tidak hadir. Namun, justru di situlah letak makna dari cerita ini. Dengan jumlah yang terbatas, mereka tetap memilih untuk tampil—bukan karena sudah sempurna, tetapi karena mereka berani.


BACA JUGA: Senandung Jemari Kecil


💛 Lagu Sederhana, Makna yang Dalam


Mereka membawakan lagu “Jesus Loves Me”, sebuah lagu sederhana yang hari ini terasa begitu dalam maknanya. Petikan demi petikan mungkin belum sepenuhnya rapi, perpindahan chord masih sering terlambat, dan suara nyanyian terdengar pelan. Namun, genjrengan ukulele tetap berusaha mengikuti irama lagu.

Di balik semua itu, ada sesuatu yang jauh lebih besar: keberanian untuk mencoba.


🔥 Api Kecil yang Mulai Menyala


Sebagai pembina, saya hanya mengikuti semangat mereka. Keinginan untuk tampil lahir dari diri mereka sendiri. Saya menjadi saksi bahwa api kecil itu mulai menyala—api kepercayaan diri, keberanian, dan semangat untuk tidak menyerah.


🌿 Belajar dari Kesalahan


Di tengah penampilan, kesalahan tentu hadir—dan itu adalah hal yang wajar. Namun, hari ini saya belajar satu hal dari Pakkodoong: kesalahan bukan untuk ditertawakan, melainkan untuk dipelajari.

Mereka tidak berhenti saat melakukan kesalahan. Mereka tetap bermain, tetap bernyanyi, dan terus melangkah. Di situlah letak pembelajaran yang sesungguhnya.


🎥 Saksikan Proses Mereka


Jangan lupa klik link di bawah ini…

Serius.
Kalau kamu belum siap melihat keberanian anak-anak yang tampil meski belum sempurna.

Tapi kalau kamu penasaran dengan proses, perjuangan, dan hati yang tidak menyerah…

🎥 Nonton aksi mereka di sini:
https://www.youtube.com/watch?v=p55qMZD31uM


🤝 Belajar Kebersamaan dan Tanggung Jawab


Keterbatasan jumlah pemain tidak membuat mereka mundur. Justru, mereka saling menguatkan, saling melengkapi, dan berusaha menjaga permainan tetap berjalan.

Dari sini terlihat bahwa mereka tidak hanya belajar musik, tetapi juga belajar arti kebersamaan, tanggung jawab, dan ketekunan.


🌟 Tentang Proses, Bukan Kesempurnaan


Hari ini bukan tentang tampil sempurna. Hari ini adalah tentang proses—tentang anak-anak yang berani berdiri di depan, meskipun belum sepenuhnya siap. Tentang hati yang mau belajar, meskipun harus jatuh dan bangkit berkali-kali.


📝 Penutup


Cerita Pakkodoong hari ini mengajarkan bahwa dalam setiap petikan yang belum sempurna, tersimpan harapan yang besar. Bahwa dalam setiap kesalahan, selalu ada langkah menuju keberhasilan.

Dan selama mereka tidak berhenti mencoba, sesungguhnya mereka sedang berjalan menuju versi terbaik dari diri mereka.


← Kembali

💬 Komentar (3)

Y
Yohanes
20 Apr 2026, 16:58

Saya suka

C
Cerita Pakkodoong
20 Apr 2026, 19:25

Terima kasih

H
Hendro Siahaan
21 Apr 2026, 08:33

Sangat luar biasa semangat anak anak SD YPPK Gembala Baik

Tulis Komentar

📖 Artikel Terkait